RECORD DETAIL


Back To Previous

UPA Perpustakaan Universitas Jember

Percakapan Dengan Diponegoro

No image available for this title
Dalam kurun waktu 11 minggu setelah penahanan Diponegoro pada 28 Maret 1830 di Magelang, setiap percakapan dengan sang Pangeran dicatat oleh tiga perwira militer Belanda yang ditugaskan untuk mengawal perjalanannya ke pengasingan di Sulawesi. Percakapan keempat, yang jauh lebih singkat, ditulis oleh putra bungsu Putra Mahkota Belanda, yang di kemudian hari diangkat menjadi Raja Belanda, Willem II (bertakhta 1840–49), Pangeran Hendrik (1820–79)—pada saat memegang jabatan letnan satu di Angkatan Laut Belanda—di Fort Rotterdam, Makassar, 1837.

Percakapan dengan Diponegoro berisi catatan dari semua perbincangan itu. Ditulis secara terus terang, menawan, dan blak-blakan, untuk pertama kalinya diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan ditempatkan dalam konteks sejarah. Sebagai sumber penting untuk setiap biografi Pangeran Diponegoro, catatan-catatan ini dibuka dengan sebuah esai biografis yang menyelami posisi “orang luar di dalam” empat perwira yang bercakap-cakap dengan sang Pangeran.

No copy data
Detail Information

Series Title

-

Call Number

-

Publisher

Kepustakaan Populer Gramedia : ,

Collation

340 Halaman

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

-

Detail Information

Content Type

E-Book

Media Type

E-Book

Carrier Type

-

Edition

-

Subject(s)

-

Specific Detail Info

Konten ini dapat dibaca melalui aplikasi Gramedia Digital Download aplikasi Gramedia Digital yang tersedia di seluruh perangkat Android

Statement of Responsibility

No other version available