RECORD DETAIL


Back To Previous

UPA Perpustakaan Universitas Jember

Batik Durian Lubuklinggau

No image available for this title
DI KOTA paling barat di Sumatra Selatan, Lubuklinggau, lahir kain batik durian yang memperkaya khasanah batik nusantara. Digagas oleh ketua Dekranasda Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana pada Mei 2013, batik durian awalnya muncul dengan motif belah durian yang kemudian berkembang dengan beragam motif, seperti hiasan dedaunan, maupun yang tidak lagi hanya berbentuk belah durian.

Para pengrajin batik asal Lubuklinggau yang dikirim mengikuti pelatihan proses pembuatan batik, juga menggunakan pewarna alam seperti buah pinang dan kulit jengkol. Dalam perkembangannya, batik durian Lubuklinggau turut berkolaborasi dengan sejumlah desainer dan dikenalkan ke publik luas dengan tampil di pekan mode lokal, nasional dan juga di tingkat internasional seperti Milan Fashion Week di Italia.

Apa, bagaimana, dan seperti apa perjalanan batik durian Lubuklinggau dalam satu dekade ini? Ikuti perjalanan buku ini yang diharapkan tidak hanya membuat pembaca mengenal lebih dalam tentang batik durian Lubuklinggau tapi juga turut bangga akan kekayaan batik nusantara, dan cerita-cerita di baliknya.

No copy data
Detail Information

Series Title

-

Call Number

-

Publisher

Kepustakaan Populer GramediaKepustakaan Populer GramediaKepustakaan Populer GramediaKepustakaan Popu : ,

Collation

171 Halaman

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

-

Detail Information

Content Type

E-Book

Media Type

E-Book

Carrier Type

-

Edition

-

Subject(s)

-

Specific Detail Info

Konten ini dapat dibaca melalui aplikasi Gramedia Digital Download aplikasi Gramedia Digital yang tersedia di seluruh perangkat Android

Statement of Responsibility

No other version available