RECORD DETAIL


Back To Previous

UPA Perpustakaan Universitas Jember

Franklin di Rumah Sakit (Franklin Goes to the Hospital)

No image available for this title
Ketika Franklin dan teman-temannya bermain sepak bola, tidak sengaja bola terarah kepadanya dan tepat mengenai dadanya. Sehabis mandi dadanya terasa nyeri. Esoknya, Ibu mengantarnya periksa ke rumah sakit. Ternyata ada tulang rusuknya yang retak dan harus dioperasi. Sesungguhnya, Franklin merasa takut. Namun, ia malu mengakuinya. Ia berpura-pura menjadi berani di hadapan teman-teman, orang tua, dan salah satu perawat. Ketika tiba saat tubuhnya akan dipotret sinar X, ia tidak mau. Menurut Franklin, jika tubuhnya dipotret, orang akan tahu bahwa ia sesungguhnya ketakutan dan hanya berpura-pura berani. Dokter Bear mengatakan bahwa merasa takut bukan berarti tidak berani. Berani berarti mau melakukan apa yang harus dilakukan meskipun merasa takut. Akhirnya, Franklin mau dipotret dan dioperasi. Franklin juga tidak mengira kalau proses operasi berlangsung sangat cepat dan ia bisa segera sembuh.

No copy data
Detail Information

Series Title

-

Call Number

-

Publisher

Kanisius : ,

Collation

34 Halaman

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

-

Detail Information

Content Type

E-Book

Media Type

E-Book

Carrier Type

-

Edition

-

Subject(s)

-

Specific Detail Info

Konten ini dapat dibaca melalui aplikasi Gramedia Digital Download aplikasi Gramedia Digital yang tersedia di seluruh perangkat Android

Statement of Responsibility

No other version available