RECORD DETAIL


Back To Previous

UPA Perpustakaan Universitas Jember

Evaluasi Program Keluarga Harapan di Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Tahun 2013

No image available for this title
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang dilakukan oleh peneliti terhadap Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri secara umum PKH di Desa Jemekan sudah berjalan cukup baik dan efektif. Akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu dimaksimalkan kembali seperti pada pencairan dana dan pertemuan rutin bulanan. Pencairan dana di Desa Jemekan sering mengalami keterlambatan. Kemudian pada pertemuan rutin sebenarnya ada potensi untuk meningkatkan pendapatan keluarga jika dimaksimalkan seperti pemberian pelatihan ekonomi kreatif yang masih kurang dimaksimalkan. Untuk pemberian dana bantuan secara umum cukup membantu penerima PKH secara finansial. Dan PKH di Desa Jemekan sudah tepat dalam membantu mengatasi permasalahan biaya pendidikan dan kesehatan. Dengan pemberian dana bantuan orang tua tidak perlu memikirkan untuk kebutuhan tersebut karena sudah dicover oleh PKH sehingga hasil pendapatan dapat digunakan untuk yang lain. Secara lebih rinci PKH di Desa Jemekan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri dapat disimpulkan bahwa:
1. Efektifitas
a. Sosialisasi Sosialisasi yang dilaksanakan hanya dikhususkan kepada penerima PKH saja sesuai hasil data yang diolah dari BPS. Hal ini dilakukan berdasarkan kekhawatiran akan adanya kecemburuan sosial dikalangan masyarakat miskin. Selain itu ada kekhawatiran akan terjadinya tumpang tindih dengan program lain seperti program KB, jika sosialisasi melibatkan seluruh masyarakat maka akan memancing pertumbuhan penduduk karena salah satu kriteria penerima PKH adalah ibu hamil dan anak balita.
b. Pencairan dana Pencairan dana dilakukan empat kali dalam setahun. Pada proses pencairan dana yang dialami oleh penerima bantuan sering terjadi keterlambatan. Pasca pencairan dana pada awal PKH direalisasikan masih banyak yang menggunakan dana bantuan sebagaimana mestinya. Tetapi pada tahap pencairan selanjutnya sudah mulai membaik karena sanksi untuk yang melanggar telah diberlakukan.
c. Pertemuan rutin bulanan Pertemuan rutin bulanan dilakukan dengan baik. selain untuk melakukan perbaikan data, pendamping juga memanfaatkan untuk serap aspirasi terkait permasalahan yang ada ditataran penerima program. Pendamping juga memanfaatkan pertemuan rutin untuk memberikan pelatihan ekonomi kreatif kepada penerima PKH.
d. Resertifikasi Pada hasil resertifikasi tahun 2012 peserta yang lolos sebanyak 6 orang. Hasil ini berdasarkan status penerima PKH yang sudah tidak memiliki kriteria yang ditentukan oleh PKH dalam artian penerima PKH yang hanya memiliki anak usia SMP dan telah lulus sekolah maka status kepesertaannya dihentikan.
2. Kecukupan Dilihat dari finansial bantuan PKH cukup membantu masyarakat miskin dalam mengakses kesehatan dan pendidikan. Sisa dana bantuan juga digunakan oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini disebabkan karena pekerjaan orang tua sebagai buruh tani tidak setiap hari menggunakan jasa buruh tani. Hal ini berimplikasi pada pendapatan keluarga sehingga menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akan tetapi melihat bahwa standar pendidikan dasar adalah 12 tahun atau setara pendidikan SMA maka perlu adanya tindak lanjut mengingat PKH hanya mengantarkan anak keluarga miskin pada tingkat SMP.
3. Kesamaan atau perataan Ketidakmerataan PKH dalam menjangkau masyarakat miskin dari jawaban penerima PKH dikarenakan data base yang dipakai untuk penerima PKH masih fokus pada data base awal PKH direalisasikan. Jadi belum ada penambahan kuota untuk peserta baru penerima PKH.
4. Responsivitas Pemberian dana bantuan kepada penerima PKH memberikan kepuasan bagi penerima program. Hal ini dirasakan penerima PKH karena pemberian dana bantuan dapat memenuhi kebutuhan sekolah anak sehingga hasil upah kerja dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan yang lain.
5. Ketepatan atau kelayakan Pemberian dana bantuan PKH adalah sebagai stimulus untuk merubah pola pikir penerima PKH dengan melakukan intervensi berupa kewajiban untuk mengakses kesehatan dan pendidikan agar terbangun kesadaran akan pentingnya pendidikan.

Availability
070910201101Perpustakaan Pusat UNEJ (Gudang)Available but not for loan - Gudang
Detail Information

Series Title

-

Call Number

-

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNEJ : Jember,

Collation

-

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

-

Detail Information

Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility

No other version available