RECORD DETAIL


Back To Previous

UPA Perpustakaan Universitas Jember

Pengendalian Motor DC Menggunakan Pulse Width Modulation (PWM) Berbasis Arduino Uno

No image available for this title
Dalam dunia industri masa kini motor DC banyak digunakan, karena pengendalian motor DC baik kecepatan maupun torsi relatif lebih mudah. Pengendalian motor DC umumnya menggunakan mikrokontrol ATMega, namun pengendalian menggunakan mikrokontrol tersebut dirasa kurang praktis dan relatif sulit dipelajari untuk pemula. Mikrokontrol Arduino adalah sebuah modul mikrokontrol yang dirasa menjadi pilihan tepat bagi pemula yang ingin belajar tentang mikrokontrol.Pengendalian kecepatan motor DC menggunakan Pulse Width Modulation (PWM) berbasis Arduino Uno digunakan untuk menjaga kecepatan motor DC agar tetap pada setpoint saat dilakukan pembebanan mekanik yang berfluktuatif. Metode pengendalian kecepatan ini menggunakan increment
PWM saat bacaan sensor < setpoint, saat bacaan sensor > setpoint dilakukan decrement PWM sampai didapat nilai bacaan sensor sama dengan nilai setpoint.Dalam pembangunan pengendalian motor DC ini dibutuhkan beberapa rangkaian dan alat antara lain power supply 24, 15, dan 5 V, mikrokontrol Arduino Uno, sensor kecepatan beserta encoder 36 lubang, driver motor DC, motor DC 24 V, mekanik pembebanan, dan software Arduino.Pada penelitian ini nilai setpoint telah ditetapkan sebesar 70 RPM. Dilakukan beberapa pengujian antara lain pengujian tanpa beban untuk melihat
respon kestabilan PWM saat nilai sensor telah mencapai setpoint, pengujian dengan beban mekanik konstan sebesar 600 gr, 3000 gr, dan 4800 gr, dan pengujian dengan beban berfluktuatif yang secara berurutan dilakukan pembebanan mekanik 600 gr, 3000 gr, 4800 gr, 3000 gr, 600 gr, dan tanpa beban. Saat beban 600 gr PWM 171 tegangan 12.89 V arus 0.18 A, beban 3000gr PWM 181 tegangan 13.22 V arus 0.28 A, beban 4800 gr PWM 199 tegangan 13.59 V arus 0.33A.Dari hasil penelitian, analisa, dan pembahasan didapatkan beberapa kesimpulan. Kecepatan motor DC dipengaruhi oleh tegangan yang masuk pada motor DC. Saat pembebanan, terjadi pengereman pada kecepatan motor DC oleh karena itu PWM bertambah agar tegangan motor DC naik sehingga kecepatan motor DC sesuai dengan setpoint. Semakin besar nilai beban mekanik maka arus yang mengalir pada motor DC juga semakin besar.

Availability
101910201046Perpustakaan Pusat UNEJ (Gudang)Available but not for loan - Gudang
Detail Information

Series Title

-

Call Number

-

Publisher

Fakultas Teknik UNEJ : Jember,

Collation

-

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

-

Detail Information

Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

-

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility

No other version available